Kasus pemberian keterangan palsu Bos Hotel Pradiso Group harus menjalani sidang di PN Denpasar Bali

DENPASAR – Lintas nusantara.net – Pemilik Pradiso Hotel grup, Harijanto Karjadi (65), menjalani sidang perdana di PN Denpasar, Selasa (12/11) terkait perkara penggelapan atau pemberi keterangan palsu.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ketut Sujaya, SH, dkk., dihadapan majelis hakim yang di ketuai Drs.Sobandi,SH.MH di ruang sidang Cakra, membacakan isi dakwaan yang menjerat terdakwa Pasal 266 ayat (1) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan dalam dakwaan kedua Pasal 372 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebagaimana tertuang dalam dakwaan Harijanto diduga telah melakukan praktik memanipulasi administrasi hukum dalam bentuk kepemilikan saham, yang dipindahkan lagi dalam masa diagunkan bersama sang kakak Hartono Karjadi

Tidak tanggung – tanggung, dalam dugaan praktik ini pihak Bank Sindikasi sebagai debitur kecolongan ratusan miliar rupiah. Harijanto Karjadi kemudian diamankan oleh pihak Kepolisian Diraja Malaysia di sebuah bandara Malaysia, Rabu (31/7) malam. 

Saat itu ia hendak kabur ke Hongkong mengikuti sang kakak yang telah berhasil lolos. Sedangkan Hartono Karjadi masih dalam pengejaran polisi dan telah masuk DPO. Terangnya…

Journalist : Rico. f
Publisher : Slamet. H

Tinggalkan Balasan